Nara Tour

Nara merupakan prefektur yang pernah menjadi ibu kota Jepang selama zaman Nara. Nara yang berdekatan dengan Osaka dan Kyoto, menjadi destinasi wisata favorit. Hal ini dikarenakan banyaknya bangunan tradisional dan bersejarah yang dapat diakses dengan jalan kaki

Todaiji Temple

Kuil Todai-ji adalah bangunan kayu terbesar di dunia.Kuil Todai-ji dimulai pembangunannya pada masa pemerintahan kaisar Shomu, pada tahun 728. Di dalam kuil ini terdapat patung Budha dari tembaga dan perunggu (Daibutsu)terbesar di dunia. Tinggi patung ini kurang lebih 15 meter dengan berat sekitar 550 ton.Tiket masuk untuk bisa masuk ke Todaji adalah 500 yen (sekitar 50 ribu rupiah) untuk dewasa dan 300 yen (sekitar 30 ribu rupiah ) untuk anak-anak.

Kasuga Taisha Shrine

Berjalan kaki dari Todaiji Temple sekitar 15 menit , anda bisa sekalian berkunjung ke Kasuga taisha. Yang paling unik ditempat ini adalah adanya penempatan lentera perunggu hampir diluruh kompleks kuil.Jumlahnya adalah ribuah buah dan konon lentera-lentera ini merupakan bentuk persembahan dari pengunjung kuil. Di Bulan februari dan februari dan Agustus, pada saat festival lentera, seluruh lentera disana akan dinyalakan sebagai wujud rasa terima kasih kepada Dewa yang sudah melindungi Nara.

Nara Park

Siapa sih yang tidak mengenal Nara Park? Sebenarnya Todaiji,Koufukuji, dan Kasuga Taisha Temple merupakan objek wisata yang berada di dalam kompleks Nara Park , jadi setelah berjalan-jalan ke kuil tersebut, ada baiknya mampir dan bermain-main sebentar.Taman ini dihuni oleh ribuan rusa. Jika membeli "shika senbei"(kerupuk khusus untuk rusa) yang dijual di tempat sekitar, Anda dapat berinteraksi langsung dengan rusa secara bebas.

Kofukuji Temple

Selanjutnya kita akan mengulas tempat bersejarah lain yang bernama Kofukuji Temple.Di Tofokuji ini, kita bisa langsung menyaksikan segala sesuatu yang ada di dunia ini tanpa merasa lelah.Hal ini dikarenakan semua pengunjung disini yang menjadikan seluruh bangunan darinya menjadi seluruh orang yang ada di semuanya.

Wakakusa Yama

Tidak jauh dari Nara Park,kita bisa langsung mendaki Wakakusa Yama, Bukit kecil di daerah Nara. Lereng gunung dipenuhi pohon-pohon ceri dan sakura yang biasanya mekar setiap awal April atau pada musim semi, tidak perlu peralatan khusus untuk mendaki gunung ini karena jalur pendakian cukup landai untuk dapat didaki. Hanya dibutuhkan sekitar 15-20 menit untuk mencapai dataran tinggi dan 20-30 menit untuk mencapai puncak gunung Wakakusa. Tepat dipuncak gunung, Minnasan dapat melihat pemandangan kota Nara, pemandangan senja-malam hari dari gunung Wakakusa juga sangat terkenal dikalangan pecinta panorama malam.

Horyuji Temple

Kuil Horyuji adalah kuil budha yang sudah ada sejak tahun 607.Meskipun sudah berdiri lama, akan tetapi bangunan di kuil ini masih gagah berdiri hingga saat ini.Bangunan kuil ini menjadi pusat utama ajaran Agama Budha bersama dengan Kuil Toadaiji. Tepat di sebelah bangunan utama di kuil ini, kita bisa menemui pagoda yang mirip dengan bangunan pagoda di Kuil Toji,Kyoto. Pagoda ini adalah bangunan kayu tertua di dunia.

Nara Machi

Nara machi merupakan kawasan tradisional yang ada di dekat Nara station. Tempat ini adalah tempat yang berupa deretan perkampungan yang penuh dengan restaurant dan kafe ala jepang . Sangat direkomendasikan kepada orang-orang yang ingin merasakan gaya hidup mewah akan tetapi tetap dalam nuansa tradisional Jepang.

Mount Yoshino

Meskipun namanya tidak terlalu terkenal dibanding objek wisata yang ada di Kyoto,namun tempat ini adalah salah satu tempat favorit bagi orang jepang unutk menikmati musim semi. Wilayah gunung Yoshino dari dulu sudah terkenal akan keindahannya bunga sakura yang mekar pada musim semi dan membuat seluruh pemandangannya berubah warna menjadi pink .

Copyrighted Image